http://powermathematics.blogspot.com/2010/11/forum-tanya-jawab-19-menemukan-dunia.html#comment-form
Rabu, 04 Januari 2012
Forum Tanya Jawab 19: Menemukan Dunia adalah Pikiranku
http://powermathematics.blogspot.com/2010/11/forum-tanya-jawab-19-menemukan-dunia.html#comment-form
Artikel Populer: Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Matematika
Implementasi pendidikan karakter dalam pendidikan matematika di sekolah memunyai aspek pemahaman tentang hakikat matematika, hakikat matematika sekolah, hakikat pendidikan matematika, hakikat nilai matematika, hakikat belajar matematika, hakikat proses belajar mengajar matematika, hakikat pembudayaan matematika sekolah.
Di sisi lain, secara umum, pendidikan karakter harus mampu menjelaskan hakikat karakter, implementasi dan contoh-contohnya, menjelaskan sumber-sumber pengetahuan dan nilai-nilai dan macam-macam karakter yang harus digali dan dikembangkan, ukuran atau pembenaran kelaziman karakter dalam lingkup pribadi, kelompok, berbangsa dan secara universal.
Jika karakter dipandang sebagai nilai yang perlu digali, dikembangkan dan diimplementasikan, maka konteks ruang dan waktu serta arah pengembangannya menjadi sangat penting
http://powermathematics.blogspot.com/2011/04/artikel-populer-pendidikan-karakter.html#comment-form
Forum Tanya Jawab 12: Perjalanan Filsafat
Setiap kegiatan yang kita lakukan dapat dikatakan sebagai perjalanan imajiner. Kata imajiner sama artinya dengan imajinasi. Imajinasi berarti khayalan atau dapat dikatakan sebagai angan-angan. Perjalanan filsafat imajiner menggambarkan tentang sesuatu yang ada dalam angan-angan. Ruang lingkup dalam filsafat adalah ruang dan waktu. Ruang menggambarkan tempat dimana kita berpikir kritis, berpikir intensif dan ekstensif, menterjemahkan dan diterjemahkan dalam dunia filsafat
http://powermathematics.blogspot.com/2010/11/forum-tanya-jawab-12-perjalanan.html#comment-form
Elegi Wawancara Orang Tua Berambut Putih
http://powermathematics.blogspot.com/2009/05/elegi-wawancara-orang-tua-berambut.html#comment-form
Pendidikan Karakter
Dalam pengertian makna pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.
Terlepas dari berbagai kekurangan dalam praktik pendidikan di Indonesia, apabila dilihat dari standar nasional pendidikan yang menjadi acuan pengembangan kurikulum (KTSP), dan implementasi pembelajaran dan penilaian di sekolah, tujuan pendidikan di SMP sebenarnya dapat dicapai dengan baik. Pembinaan karakter juga termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahannya, pendidikan karakter di sekolah selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, dan belum pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
http://powermathematics.blogspot.com/2011/04/artikel-populer-pendidikan-karakter.html?showComment=1325678685948#c213170281916528049
Terlepas dari berbagai kekurangan dalam praktik pendidikan di Indonesia, apabila dilihat dari standar nasional pendidikan yang menjadi acuan pengembangan kurikulum (KTSP), dan implementasi pembelajaran dan penilaian di sekolah, tujuan pendidikan di SMP sebenarnya dapat dicapai dengan baik. Pembinaan karakter juga termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahannya, pendidikan karakter di sekolah selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, dan belum pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
http://powermathematics.blogspot.com/2011/04/artikel-populer-pendidikan-karakter.html?showComment=1325678685948#c213170281916528049
Menggapai Matematika Yang Tidak TUNGGAL
Benar jika kedua pandangan ini diperdebatkan tidak akan bisa mendapat ujung dan solusinya. Tetapi menurut saya, berikan lah hak yang sebenar-benarnya dari matematika sekolah itu sendiri. Perlulah pengkajian ulang dari jeritan siswa-siswi dalam polemik yang berkepanjangan memahami konsep matematika. Tidaklah adil jika seorang iluwan memandang bahwa matematika itu tunggal, dan memperlakukan murid-murid seperti belajar di perkuliahan... maka dari itu perlulah upaya dalam mengembangkan matematika sekolah, dan matematika itu tidak hanya di miliki orang sains tapi siapa saja yang mempelajarinya...
http://powermathematics.blogspot.com/2011/09/elegi-menggapai-matematika-yang-tidak.html?showComment=1325678080091#c4176186598447365750
http://powermathematics.blogspot.com/2011/09/elegi-menggapai-matematika-yang-tidak.html?showComment=1325678080091#c4176186598447365750
Elegi Menggapai Ramai
Bukanlah kesepian yang akan diberikan, tetapi kedamaian dalam keramaian lah yang ku dengar dari telinga hatiku. Begitu lah kesaksian ku yang mewakili niat dan perasaan ku untuk menggambarkan begitu hikmatnya mampu menyelami suara-suara kedamaian dari setiap doa ku,.. Perasaan ini sperti disuatu pagi yang cerah, lalu mencoba memperhatikan matahari yang tengah berusaha untuk meninggi, memperhatikan setiap perubahannya, merasakan sentuhan hangatnya, dengarkan bagaimana angin menyapa kita dengan lembut, hirup dalam-dalam udara pagi yang belum tercemar dan rasakan kesegarnya... inilah hikmat yang telah diberikan sepanjang masa dari pada NYA...
http://powermathematics.blogspot.com/2009/03/elegi-menggapai-ramai.html?showComment=1325676620605#c2924279790847397508
http://powermathematics.blogspot.com/2009/03/elegi-menggapai-ramai.html?showComment=1325676620605#c2924279790847397508
Langganan:
Postingan (Atom)
