Pada dasarnya pertanyaan itu selalu membutuhkan jawaban, tetapi tidaklah
semua pertanyaan itu mampu di jawab karena keterbatasan seseorang
memikirkan dan merasakan sesuatu untuk menjawabnya. Maka dari itu mohon
ampunlah kepada Yang Maha Kuasa ketika pertnyaan itu merupakan ranah
Ketuhanan, lalu di pikirkan tidak melalui dasar-dasar ke spritualan
melainkan mencoba menjawab dengan menggunakan pikiran manusia yang
terbatas. Sudah seharusnya pertnyaan itu harus di imani bukan
dipertanyakan kembali lebih mendalam, bersyukur untuk bisa mempertnyakan
walaupun jawabannya tidak lah cukup memuaskan hati...amin.
klik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar